Berbagai penyebab
bayi lahir prematur
Kelahiran
prematur adalah kelahiran yang terjadi lebih awal dari waktu perkiraan lahir
atau sebelum minggu ke 37. Pada sebagian ibu hamil ada kondisi yang mungkin
mengharuskan mereka melahirkan saat itu juga. Bayi yang lahir prematur berisiko
mengalami gangguan kesehatan karena organ tubuhnya yang belum terbentuk dengan
sempurna.
Penyebab kelahiran
prematur
Ada
beberapa penyebab dan factor yang bisa meningkatkan risiko kelahiran premature,
yaitu :
Usia ibu hamil.
Bisanya ibu hamil yang memeiliki usia lebih muda dari 17 tahun atau lebih tua
dari 35 tahun, mempunyai risiko kelahiran premature dibandingkan dengan ibu
hamil yang berusia diantara 17 sampai 35 tahun. Kehamilan pada usia lebih muda
ataupun lebih tua lebih rentan mengalami komplikasi atau pendarahan yang
mengakibatkan bayi lahir premature.
Kesehatan ibu ketika
hamil. Gangguan kesehatan pada masa kehamilan bisa berpengaruh untuk kelahiran
bayi, seperti gangguan pembekuan darah, penyakit infeksi, stress, cedera fisik,
kelainan pada bentuk Rahim atau leher Rahim dan gangguan kesehatan lainnya.
Kehamilan
kembar. Ketika hamil bayi kembar atau lebih dan mempunyai ketuban yang
berlebih. Keduanya dapat memungkinkan ibu hamil untuk melahirkan bayi secara
prematur. Diperkirakan 50 persen dari kehamilan kembar berakhir dalam kelahiran
prematur. Komplikasi sangat rentan terjadi pada wanita hamil kembar dua atau
lebih.
Terjadi
infeksi pada Rahim dan vagina. Infeksi pada
rahim, termasuk pada cairan ketuban, dan vagina, seperti infeksi bacterial
vaginosis (BV), dapat menyebabkan kelahiran prematur. Infeksi ini pada umumnya menjadi
penyebab setengah kasus dari semua kasus kelahiran prematur.
Gaya hidup yang tidak sehat. Gaya
hidup yang tidak sehat seperti, merokok ketika hamil, mengonsumsi alcohol atau
obat-obatan terlarang, dan kelebihan atau kekurangan berat badan karena asupan
nutrisi yang tidak tepat bisa menjadi pemicu terjadinya kelahiran prematur.
Kondisi
lainnya yang bisa menyebabkan kelahiran prematur adalah kehamilan bayi tabung,
pernah mengalami persalinan premature, pernah melakukan aborsi, dan mengalami
cedera atau kekerasan pada masa kehamilan. Jika anda ingin mengurangi kelahiran
bayi prematur, sebaiknya anda selalu berkonsultasi dengan bidan disaat anda
sedang hamil. Anda bisa melakukan konsultasi menggunakan layanan di aplikasikei medika.
Referensi
:
https://hellosehat.com/parenting/bayi/bayi-prematur/merawat-kulit-bayi-prematur/ Diakses pada tanggal
14 Februari 2022
https://www.alodokter.com/kelahiran-prematur Diakses pada tanggal
14 Februari 2022
https://dppkbpmd.bantulkab.go.id/waspadai-penyebab-bayi-lahir-prematur-ini/https://dppkbpmd.bantulkab.go.id/waspadai-penyebab-bayi-lahir-prematur-ini/ Diakses pada tanggal
14 Februari 2022