1.
Meredakan stress
Yoga membutuhkan teknik relaksasi yang tepat agar manfaat
yang didapat semakin maksimal. Yoga yang dilakukan dengan benar dapat
menghambat pelepasan hormon kortisol yang berpengaruh terhadap stres. Selain
relaksasi fisik, yoga juga membutuhkan teknik relaksasi pikiran sehingga dapat
membantu mengurangi stres. Tekanan stres yang semakin berkurang seiring dengan
dilakukannya yoga secara rutin dapat mengurangi kemungkinan terkena gangguan
mental seperti depresi, gangguan kecemasan, dan lain-lain.
2.
Mengurangi anxiety atau kecemasan
Berbagai penelitian dilakukan untuk melihat manfaat langsung
dari yoga yang dilakukan terhadap wanita penderita gangguan kecemasan. Salah
satunya adalah penelitian oleh Javnbakht (2009) yang melibatkan wanita yang
melakukan yoga selama 90 menit setiap minggu dan wanita yang tidak melakukan
yoga sama sekali.
Hasil dari penelitian tersebut membuktikan bahwa wanita
penderita anxiety yang melakukan yoga
secara rutin mampu mengurangi gejala-gejala yang umum dirasakan penderita anxiety secara signifikan. Sehingga
dapat disimpulkan bahwa yoga mampu dijadikan sebagai terapi medis bagi
penderita anxiety.
Namun perlu dicatat bahwa yoga akan memiliki efek yang
maksimal bila dilakukan dengan cara yang sangat tepat. Teknik relaksasi pikiran
pada yoga membutuhkan pikiran yang tenang dan kemana-mana. Hal ini disebut
dengan being present in the moment.
Sehingga kita harus memusatkan pikiran pada apa yang kita lakukan saat ini,
tidak memikirkan masa lalu maupun masa yang akan terjadi selanjutnya. Teknik
ini perlu latihan yang rutin dan fokus apalagi penderita anxiety yang memiliki kendala untuk memfokuskan pikiran.
3.
Mengurangi inflamasi
Pembengkakan atau inflamasi adalah respon yang wajar terhadap
gangguan fungsi tubuh. Pembengkakan dapat terjadi di bagian tubuh mana saja
seperti dalam pembuluh darah maupun di wajah seperti jerawat. Namun inflamasi
berat dapat membahayakan kesehatan. Jika tidak segera ditangani akan
menyebabkan penyakit berat seperti sakit jantung, diabetes dan kanker.
4.
Meningkatkan kesehatan jantung
Yoga yang dilakukan dengan benar akan membuat tubuh menjadi
tenang dan rileks. Hal ini dilihat dari detak jantung yang normal dan aliran
darah semakin lancar. Aliran darah yang lancar dapat membuat tekanan darah
menjadi normal sehingga dapat terhindar dari hipertensi. Berkurangnya
gejala-gejala pemicu sakit jantung dapat membuat jantung semakin sehat.
5.
Meningkatkan kualitas hidup
Bagi yang mempunyai gaya hidup yang buruk ada baiknya anda
mulai dengan melakukan yoga. Bagi yang sedang menjalankan hidup sehat ada
baiknya ikut menambahkan yoga ke dalam olahraga harian dan mingguan anda.
Seseorang yang memiliki kualitas hidup yang buruk cenderung merasakan gangguan
fisik minor seperti mudah lelah, mood yang buruk, gangguan tidur, pencernaan
dan metabolisme yang buruk.
Bahkan bagi yang sedang menderita penyakit berat pun juga
dapat melakukan yoga. Beberapa studi menunjukkan bahwa yoga membantu
menghilangkan gejala yang mengganggu pada penderita kanker. Penderita kanker
yang sedang menjalani proses kemoterapi juga kerap mengalami gejala seperti
mual dan muntah pasca terapi. Yoga pun juga bisa membantu mengurangi gejala
ini.
6.
Meningkatkan kekuatan, keseimbangan
dan fleksibilitas tubuh
Yoga memerlukan gerakan dan pose tertentu yang memiliki
manfaat tersendiri. Penelitian oleh International
Journal of Yoga menunjukkan bahwa atlet yang mengikuti yoga selama 10
minggu menunjukkan peningkatan terhadap fleksibilitas dan keseimbangan tubuh.
Yoga memfokuskan gerakan di bagian tertentu dan meminimalkan gerakan yang dapat
menimbulkan cedera.
Beberapa gerakan yoga juga dapat mempengaruhi kekuatan fisik
tubuh. Jika dilakukan dengan benar, beberapa teknik yoga dapat membantu
menambah massa otot. Selain kekuatan fisik yoga pun dapat meningkatkan
ketahanan tubuh. Jika latihan pernafasan dapat meningkatkan aliran darah dan
merangsang pemanasan otot, maka menahan gerakan yoga dalam waktu tertentu akan
menciptakan kekuatan otot.
7.
Meningkatkan kualitas pernafasan
Salah satu teknik yoga yang dapat membantu sistem pernafasan
adalah Pranayama. Teknik ini difokuskan untuk mengontrol pernafasan melalui
latihan pernafasan. Semakin meningkatnya kualitas pernapasan akan mempengaruhi
peningkatan kapasitas vital paru-paru. Sehingga teknik ini akan sangat membantu
penderita gangguan saluran pernafasan.
8.
Membantu meredakan gangguan pada
tulang
Gangguan pada tulang belakang seperti kesalahan postur atau
menopang beban berat dapat diiringi dengan rutin melakukan yoga. Penyakit yang
menyerang tulang dan sendi juga kerap menimbulkan gejala yang tidak nyaman
seperti pembengkakan sendi juga dapat diatasi dengan yoga.
Referensi:
https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19341989/.
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4728955/
https://www.healthline.com/nutrition/13-benefits-of-yoga#TOC_TITLE_HDR_15
https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/9-benefits-of-yoga
https://osteopathic.org/what-is-osteopathic-medicine/benefits-of-yoga/
https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/yoga-benefits-beyond-the-mat