Download di Play Store
  • kei.medika@gmail.com
  • +628117450412
Bahu Sakit Saat Mengangkat Tangan, Apakah Bisa karena Saraf Terjepit?

Bahu Sakit Saat Mengangkat Tangan, Apakah Bisa karena Saraf Terjepit?

Pernah merasa bahu sakit saat mengangkat tangan untuk mengambil barang di rak, menyisir rambut, atau mengenakan baju? Rasa sakitnya bisa berupa nyeri tumpul, sensasi tertarik, hingga rasa menusuk ketika lengan digerakkan pada posisi tertentu.

Keluhan ini cukup mengganggu karena bahu memiliki peran penting dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Salah satu kemungkinan penyebabnya memang saraf terjepit, tetapi nyeri saat mengangkat tangan juga sering berkaitan dengan otot, tendon, atau sendi bahu itu sendiri.

Lalu, bagaimana membedakan kemungkinan penyebabnya dan kapan perlu memeriksakan diri?

1. Apakah Saraf Terjepit Bisa Menyebabkan Bahu Sakit?

Ya, bisa. Saraf yang tertekan atau mengalami iritasi di area leher dapat menimbulkan nyeri yang menjalar hingga bahu, lengan, bahkan jari tangan. Kondisi ini sering disebut radikulopati servikal.

Selain nyeri, beberapa gejala yang dapat menyertainya antara lain:

  • Nyeri menjalar dari leher menuju bahu atau lengan.

  • Sensasi kesemutan atau kebas pada tangan.

  • Kelemahan pada lengan atau tangan.

  • Nyeri yang berubah ketika leher digerakkan pada posisi tertentu.

Namun, tidak semua nyeri bahu yang menjalar berasal dari saraf terjepit. Gangguan pada otot dan jaringan di sekitar bahu juga bisa menimbulkan nyeri yang menyebar.

Karena itu, lokasi nyeri saja belum cukup untuk memastikan penyebabnya. Pemeriksaan diperlukan untuk menilai kekuatan otot, sensasi kulit, refleks, serta pergerakan leher dan bahu.

2. Penyebab Lain Bahu Sakit Saat Mengangkat Tangan

Selain gangguan saraf, ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan bahu terasa sakit saat digerakkan.

Gangguan rotator cuff

Rotator cuff merupakan kelompok otot dan tendon yang membantu menstabilkan sendi bahu. Iritasi, peradangan, atau robekan pada jaringan ini dapat menimbulkan nyeri ketika mengangkat lengan, terutama ke arah samping atau atas.

Keluhan sering terasa saat mengambil benda di tempat tinggi atau ketika tidur dengan posisi bahu yang sakit.

Impingement bahu

Kondisi ini terjadi ketika jaringan di sekitar bahu tertekan saat lengan diangkat. Nyeri biasanya muncul pada rentang gerakan tertentu, misalnya ketika tangan diangkat ke samping.

Frozen shoulder atau bahu kaku

Frozen shoulder menyebabkan nyeri dan keterbatasan gerak bahu secara bertahap. Tidak hanya sulit mengangkat tangan sendiri, gerakan ketika lengan dibantu orang lain juga bisa terasa terbatas.

Tendinitis atau bursitis

Peradangan pada tendon atau bursa, yaitu kantong kecil berisi cairan yang membantu mengurangi gesekan di sekitar sendi, dapat menyebabkan nyeri ketika bahu digerakkan.

Cedera otot atau sendi

Mengangkat beban berat, berolahraga secara berlebihan, atau mengalami benturan dapat memicu nyeri bahu. Jika keluhan muncul setelah cedera, terutama jika lengan sulit digerakkan, pemeriksaan sebaiknya tidak ditunda.

3. Bagaimana Membedakan Nyeri Bahu karena Saraf dan Gangguan Bahu?

Gejala yang dirasakan dapat memberikan petunjuk awal, meskipun tidak bisa menggantikan pemeriksaan medis.

Gejala

Kemungkinan yang perlu dipertimbangkan

Bahu sakit saat mengangkat lengan pada posisi tertentu

Gangguan tendon atau jaringan bahu

Nyeri bermula dari leher lalu menjalar ke lengan

Iritasi atau tekanan pada saraf leher

Nyeri disertai kesemutan atau kebas pada jari

Kemungkinan gangguan saraf

Bahu terasa kaku dan gerakannya semakin terbatas

Frozen shoulder atau gangguan sendi

Nyeri muncul setelah mengangkat beban atau mengalami cedera

Cedera otot, tendon, atau sendi

Perlu diingat, beberapa kondisi bisa memiliki gejala yang mirip atau terjadi bersamaan. Misalnya, seseorang dapat mengalami gangguan tendon bahu sekaligus masalah pada saraf leher.

Itulah sebabnya, diagnosis tidak sebaiknya dibuat hanya berdasarkan gejala atau informasi yang ditemukan di internet.

4. Apa yang Bisa Dilakukan untuk Mengurangi Nyeri Bahu?

Jika nyeri tergolong ringan dan tidak disertai tanda bahaya, beberapa langkah berikut dapat membantu.

Kurangi gerakan yang memicu nyeri. Untuk sementara, hindari mengangkat beban berat atau mengangkat tangan berulang kali di atas kepala. Namun, jangan menghentikan seluruh gerakan bahu terlalu lama tanpa arahan tenaga medis.

Gunakan kompres dingin atau hangat. Kompres dingin yang dibungkus kain dapat membantu setelah cedera atau ketika bahu terasa meradang. Kompres hangat bisa memberikan rasa nyaman pada otot yang tegang atau kaku. Gunakan selama sekitar 15–20 menit dan hindari suhu ekstrem.

Jaga posisi tubuh. Saat bekerja di depan komputer atau menggunakan ponsel, usahakan bahu rileks dan leher tidak terus-menerus membungkuk.

Lakukan gerakan secara perlahan. Gerakkan bahu dalam rentang yang nyaman tanpa memaksakan lengan melewati batas nyeri. Hentikan jika nyeri bertambah atau muncul kesemutan maupun kelemahan.

Hindari memijat terlalu keras. Pijatan kuat atau manipulasi leher dan bahu tanpa mengetahui penyebab nyeri dapat memperburuk kondisi tertentu.

Jika keluhan tidak membaik, semakin berat, atau mengganggu aktivitas, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mencoba latihan atau terapi tertentu.

5. Kapan Bahu Sakit Harus Segera Diperiksa?

Nyeri bahu tidak selalu berbahaya, tetapi ada beberapa kondisi yang membutuhkan perhatian khusus.

Segera cari pertolongan medis jika:

  • Nyeri muncul setelah kecelakaan atau cedera berat.

  • Bahu berubah bentuk, membengkak hebat, atau lengan tidak dapat digerakkan.

  • Nyeri disertai kelemahan tangan yang baru muncul atau semakin memburuk.

  • Terjadi kebas yang menetap atau gangguan koordinasi gerakan.

  • Bahu terasa merah dan panas disertai demam.

Penting: Jika nyeri bahu muncul bersama rasa tertekan di dada, sesak napas, keringat dingin, mual, atau nyeri yang menjalar ke rahang maupun lengan, segera cari pertolongan darurat. Gejala tersebut dapat berkaitan dengan masalah jantung, meskipun nyeri bahu juga bisa memiliki penyebab lain.

Untuk nyeri yang tidak darurat, tetapi terus berulang atau tidak membaik dalam beberapa hari hingga satu atau dua minggu, pemeriksaan medis dapat membantu menentukan penyebab dan penanganan yang sesuai.

6. Pemeriksaan Nyeri Bahu di Klinik Kei Medika Jambi

Jika bahu terasa sakit setiap kali mengangkat tangan, jangan langsung berasumsi bahwa penyebabnya adalah saraf terjepit. Penanganan yang tepat perlu disesuaikan dengan sumber masalahnya.

Di Klinik Kei Medika Jambi, kamu dapat berkonsultasi mengenai keluhan nyeri bahu dan keterbatasan gerak. Pemeriksaan medis dapat membantu menilai apakah keluhan lebih mengarah pada gangguan otot, tendon, sendi, atau kemungkinan masalah saraf yang memerlukan evaluasi lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tenaga medis dapat memberikan arahan mengenai perawatan yang sesuai atau menyarankan pemeriksaan lanjutan maupun rujukan jika diperlukan.

Jangan menunggu sampai bahu semakin sulit digerakkan. Mengenali penyebab nyeri sejak awal dapat membantu mencegah keluhan berkepanjangan dan mendukung pemulihan yang lebih baik.

Penutup

Bahu sakit saat mengangkat tangan memang bisa berkaitan dengan saraf terjepit, terutama jika nyeri menjalar dari leher dan disertai kesemutan atau kebas. Namun, gangguan tendon rotator cuff, peradangan, frozen shoulder, dan cedera juga merupakan kemungkinan yang perlu dipertimbangkan.

Perhatikan kapan nyeri muncul, gerakan apa yang memicunya, serta apakah ada gejala lain yang menyertai. Jika nyeri menetap, gerakan bahu semakin terbatas, atau muncul kelemahan pada lengan, jangan menunda pemeriksaan medis agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani secara tepat.



 

Reservasi

Klinik Kei Medika

WhatsApp : 0811-7450-412
Instagram : @keimedika
Facebook : kei medika
TikTok : kei_medika
YouTube : Kei Medika Official
Website :
www.keimedika.com

Silakan hubungi untuk konsultasi kesehatan sesuai kebutuhan Anda.

 Revita Paulina Putri
Revita Paulina Putri
Digital Marketing
  • Kategori: Umum
  • Tags: bahu sakit saat mengangkat tangan, penyebab nyeri bahu, saraf terjepit di bahu, nyeri bahu saat berg